Perempuan Dalam Islam: Penafsiran ulang atas Surah An Nisa
Setelah sekian lama perempuan termarjinalkan dalam perbudakan dan ketertinggalan peran dan intelektual akibat globalisasi jahiliyah yang melanda peradaban dunia pra Islam, akibatnya banyak sisa-sisa pengaruh pandangan negatif terhadap perempuan masih kita rasakan di era pasca Islam sekarang ini yang sudah memasuki era globalisasi.
Namun hal itu tidak dibiarkan berlanjut oleh Islam sebagai agama yang rahmatan lil alamin justru Islam menolak dikotomi yang merugikan kaum perempuan yang sama dalam pandangannya sebagai khalifah di muka bumi. Karena budaya diskriminatif terhadap perempuan dalam Islam dinilai sebagai usaha yang hakekatnya menghancurkan Islam itu sendiri. Karena itulah dalam Islama (baca:Al Qur’an) perempuan mendapatkan posisi tinggi dan mulia yaitu dengan tercantumnya surat keperempuanan (An nisa). Bahkan lebih dari itu Al Qur’an mengulang-ulang penyebutan kata An nisa dalam Al Qur’an (belum termasuk kata: Mar’ah) sebanyak 57 kali dalam bentuk dan tempat yang berbeda. Pertanyanaannya: ada apa dengan perempuan?
Surat An nisa yang berarti perempuan secara umum adalah surat yang memotret kepribadian, kodrat perempuan, hak, peran, kewajiban dan lainnya secara terperinci. Sehingga pas kalau surat An nisa diturunkan di Madinah yang menjadi awal reformasi global dalam Islam setelah petaka globalisasi jahiliyah yang melanda dunia Islam (Arab) yang telah menghancurkan serta merampas hak dan keperibadian perempuan. Bahkan jauh sebelum Al Qur’an diturunkan dunia terasa sepi dari suara, tawa dan teriakan ceria atau suara sepatu dan sandal perempuan baik di Masjid, Sekolah, Kantor, Pasar dan tempat-tempat sosial lainnya. Sehingga dunia ini hanya menjadi miliki lelaki tanpa sedikitpun memberikan kesempatan dan ruang bagi perempuan?
Tapi setelah Al Qur’an turun ia berkata tegas membela kaum perempuan, Allah berfirman:
يا ايها الذين أمنوا إنا خلقناكم من ذكر وأنثى وجعلناكم شعوبا وقبائل لتعارفوا إنا أكرمكم عند الله أتقتكم. الحجرات 13
Artinya: hai manusia sesungguhnya telah kami jadikan kalian dari jenis laki-laki dan perempuan, berbangsa-bangsa, berkelompok-kelompok agar saling mengenal. Dan sesungguhnya yang paling mulia diantara kalian adalah yang paling takwa.
Mourinho: Lebih dari Juara
Foto: Jose Mourinho langsung berlari menuju tengah lapangan usai timnya lolos ke final Liga Champions/Getty Images
BARCELONA - Pelatih Inter Milan Jose Mourinho senang bukan kepalang melihat anak asuhnya melaju ke final Liga Champions, usai menyingkirkan kandidat kuat, Barcelona. Mourinho pun menyatakan bila kebahagiaan yang dirasakannya kini lebih dari menjuarai Liga Champions.
Apa Rencana Taliban Setelah Pasukan Asing Pergi Dari Afghanistan?

Seperti diketahui, tuntutan Taliban terhadap pasukan asing sudah jelas: tinggalkan bumi Afghanistan. Tetapi kemudian, apa yang akan dilakukan oleh Taliban setelah semua pergi meninggalkan tanah air mereka itu? Apakah mereka—Taliban—akan berhasil merepresntasikan keinginan seluruh masyarakat Afghan?
Masyarakat Afghanistan, jujur saja, tidak mengetahui rencana Taliban selanjutnya. Mereka masih terus bertanya-tanya; akankah kembali terjadi perang saudara seperti ketika Russia pergi? Bagaimana dengan kondisi faksi-faksi yang selama ini ada?

Inilah yang sedang didengung-dengungkan oleh media internasional. Alih-alih menanyakan kepentingan AS dan NATO di Afghanistan, mereka malah mempertajam masalah dengan keinginan Taliban yang ingin menguasai Afghanistan. Ada beberapa analisis di sini.
-
Arsip
- November 2010 (1)
- Oktober 2010 (2)
- September 2010 (5)
- Agustus 2010 (2)
- Juli 2010 (1)
- Juni 2010 (3)
- Mei 2010 (7)
- April 2010 (10)
- Maret 2010 (6)
- Februari 2010 (3)
- Januari 2010 (10)
- Desember 2009 (9)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS